SELAMAT DATANG DI WEBSITE DEPUTI BIDANG PEMBIAYAAN

Bapertarum - PNS Tambah Bantuan Uang Muka PNS Rp 15 juta
Rabu, 24 Agustus 2011


Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan Pegawai negeri Sipil (Bapertarum – PNS) mulai tahun 2011 ini akan menambah bantuan uang muka  dan bantuan sebagian biaya membangun rumah bagi para pegawai negeri sipil (PNS) di seluruh Indonesia menjadi Rp 15 juta. Sebelumnya bantuan yang diberikan oleh Bapertarum – PNS untuk bantuan uang muka kepada para abdi negara tersebut hanya berkisar Rp 1,2 juta sampai dengan 1,8 juta.

 

Namun demikian, pemerintah ke depan juga akan berupaya untuk menaikkan iuran PNS sehingga bantuan uang muka yang diberikan ke depan akan lebih besar lagi. Bantuan uang muka tersebut nantinya diharapkan bisa menunjukkan eksistensi Bapertarum – PNS serta meringankan PNS dalam memiliki rumah.

  

Demikian disampaikan oleh Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera) Suharso Monoarfa selaku Ketua Harian Bapertarum – PNS kepada sejumlah wartawan usai menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Tambahan Bantuan Uang Muka dan Tambahan Bantuan Sebagian Biaya Membangun antara Bapertarum PNS dengan Bank Tabungan Negara (BTN) dan Bank Bukopin di Ruang Prambanan, Kantor Kemenpera, Jakarta, Rabu (24/8).

 

Penandatanganan perjanjian kerjasama tersebut dilakukan oleh Kepala Sekretariat Tetap Bapertarum – PNS, Mohammad Yasin Kara dan Dirut BTN, Iqbal Latanro dan Dirut Bank Bukopin, Glen Glenardi serta disaksikan oleh Menpera, Suharso Monoarfa. Hadir Pula dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat Eselon I Kemenpera serta Ketua DPP REI, Setyo Maharso dan Ketua DPP Apersi, Eddy Ganefo.

 

“Jumlah PNS yang belum mempunyai rumah saat ini sekitar 1,3 juta orang. Bantuan uang muka ini diharapkan bisa memberikan keringanan PNS untuk memiliki rumah. Selain itu, eksistensi Bapertarum – PNS juga bisa dirasakan secara langsung oleh PNS di seluruh Indonesia,” ujar Menpera.

 

Lebih lanjut, Suharso Monoarfa menuturkan, sebelumnya bantuan yang diberikan oleh Bapertarum – PNS relatif kecil sekitar Rp 1,2 juta sampai Rp 1,8 juta. Tentunya saat ini jumlah bantuan uang muka tersebut kurang bisa dirasakan melihat harga rumah yang terus naik setiap tahun. 

 

“Tambahan bantuan uang muka ini nantinya juga harus diikuti dengan kenaikan iuran Bapertarum – PNS. Namun jumlah iurannya belum ada kesepakatannya hingga saat ini. Padahal hal itu harus dilakukan agar bisa menyesuaikan dengan kenaikan harga rumah,” terangnya.

 

Sementara itu, Kepala Sekretariat Tetap Bapertarum – PNS, Mohammad Yasin Kara menyatakan, dana yang terkumpul dari iuran PNS yang dikelola oleh bapertarum – PNS saat ini berjumlah sekitar Rp 6,2 Triliun. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan, dari bunga hasil pengelolaan dana tersebut setiap 12 bulan Bapertarum – PNS bisa membantu pembiayaan perumahan bagi PNS sebanyak 40.000 unit rumah.

 

“Salah satu kendala PNS dalam membeli rumah adalah minimnya uang muka yang dimiliki. Oleh karena itu, saya harap bantuan dari Bapertarum – PNS ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh PNS yang bersangkutan,” ujarnya.

 

Tambahan Bantuan Uang Muka dan bantuan Sebagian Biaya Membangun, imbuh Yasin Kara, merupakan tambahan bantuan dana yang bersumber dari iuran Taperum – PNS yang terkumpul dari seluruh PNS yang harus dikembalikan dengan tingkat suku bunga paling tinggi 6 persen. PNS yang mengajukan bantuan ini harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan, yaitu membayar iuran Taperum – PNS, PNS Golongan I, II, III memiliki masa kerja paling singkat 5 tahun, belum pernah menerima dan memanfaatkan layanan Taperum – PNS, belum memiliki rumah, khusus untuk permohonan biaya sebagian biaya membangun harus memiliki tanah yang dibuktikan dengan bukti kepemilikan hak atas tanah yang sah, mengisi serta mengajukan formulir permohonan tambahan bantuan serta persyaratan lain yang  berlaku di bank pelaksana.

 

“Kami juga akan melakukan kerjasama dengan bank-bank lain, khususnya bank yang telah bekerjsama dengan Kemenpera untuk menyalurkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sehingga bisa lebih luas menjangkau PNS di daerah,” katanya.

 

Tambahan Bantuan Uang Muka dan Tambahan Bantuan Sebagian Biaya Membangun Bapertarum – PNS :

 

Bantuan Uang Muka :

Golongan I    : Rp 13.800.000

Golongan II   : Rp 13.500.000

Golongan III  : Rp 13.200.000

Bantuan Sebagian Biaya Membangun :

Golongan I    : Rp 1.200.000

Golongan II   : Rp 1.500.000

Golongan III  : Rp 1.800.000

 

-Sumber Humas Kemenpera-

Link Berita Kemenpera.go.id

Rusun Menjadi Solusi Keterbatasan Tanah di Indonesia

Komisi V: Anggaran Terbatas, FLPP Harus Terserap

   

Rapat Koordinasi Percepatan KPR FLPP Wilayah Tengah
Senin, 3 November 2014

   

Rapat Koordinasi Percepatan KPR FLPP Wilayah Barat
Senin, 27 Oktober 2014

   

Ramah Tamah Deputi Bidang Pembiayaan
Senin, 20 Oktober 2014

   

Rapat Koordinasi Percepatan KPR FLPP Wilayah Timur I
Senin, 6 Oktober 2014

   

Pameran Pesta Rumah Rakyat 2014
Kamis, 4 September 2014


LIST BERITA LAINNYA ....


   

Rapat Koordinasi Percepatan KPR FLPP Wilayah Tengah
30 Oktober 2014

Dokumentasi Rapat Koordinasi Percepatan KPR FLPP Wilayah Tengah

Bertempat di Hotel

   

Rapat Koordinasi Percepatan KPR FLPP Wilayah Barat
25 November 2014

Dokumentasi Rapat Koordinasi Percepatan KPR FLPP Wilayah Barat

Bertempat di Hotel

   

Ramah Tamah Deputi Bidang Pembiayaan
20 November 2014

Dokumentasi Ramah Tamah Deputi Bidang Pembiayaan

Bertempat di ruang serbaguna Lt.8

   

Rapat Koordinasi Percepatan KPR FLPP Wilayah Timur
2 Oktober 2014

Dokumentasi Rapat Koordinasi Percepatan KPR FLPP Wilayah Timur I

Bertempat di Hotel

   

Diskusi dalam Forum Wartawan Perumahan Rakyat
26 Maret 2013

Dokumentasi

DOKUMENTASI LAINNYA ....

  Alamat IP Anda : 54.204.178.31
  Pengunjung Hari Ini :  online
  Pengunjung Kemarin :  offline
  Total Pengunjung :  Pengunjung